Perfil

Data de entrada: 2 de jun. de 2022

Sobre



Joonlinepaydayloans Situs Berita Dunia Terbaru | Sumber Terpercaya | Berita Terkini | Berita Viral | Berita Teraktual | Berita Update


Gejala Virus Hendra Yang Mematikan, Berpotensi Jadi Pandemi


Ciri-ciri virus Hendra merupakan informasi mutlak bagi masyarakat. Pasalnya, ilmuwan berasal dari Griffith University Australia menyebut varian berasal dari virus tersebut mampu menular ke kuda dan manusia. Bahkan punyai angka kematian di atas 50 persen, baik pada hewan maupun manusia.


Ahli epidemiologi Dicky Budiman berasal dari Universitas Griffith Australia mengungkapkan bahwa virus Hendra memang sudah lama ditemukan. Virus tersebut merupakan penyakit endemi yang hanya ditemukan di sejumlah wilayah.


Adapun ‘korban’ terpapar paling banyak dilaporkan pada hewan kuda. Kuda yang terinfeksi akibat terpapar kotoran berasal dari kelelawar pemakan buah kebanyakan mengalami kondisi fatal. Sekitar 80 % berasal dari total kasus tak tertolong. Ancaman sama termasuk mengintai manusia.


“Pada manusia pun 70 % kalau terpapar ya mematikan, 7 berasal dari 10 orang manusia yang terkena virus Hendra ini meninggal,” beber Dicky dalam info tercantum yang di terima detikcom Selasa (17/5/2022).




Gejala Virus Hendra

Sebagai informasi, virus Hendra (HeV) merupakan keluarga virus Paramyxoviridae berasal dari genus Henipavirus dan tetap berkerabat dengan virus Nipah. Virus tersebut pertama kali diisolasi pada 1994 berasal dari spesimen yang diambil kala berjalan outbreak atau wabah penyakit pernapasan dan saraf pada kuda dan manusia. Wabah tersebut berjalan di Hendra, sebuah wilayah di Brisbane, Australia.


Dikutip berasal dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), tanda-tanda virus Hendra mampu berkembang antara lima sampai 21 hari sehabis kontak erat dengan hewan yang terinfeksi, seperti kuda. Berikut tanda-tanda virus hendra.


Demam

Batuk

Sakit tenggorokan

Sakit kepala

Kelelahan

Adapun tanda-tanda yang serius, seperti:

Meningitis atau ensefalitis (radang otak) mampu berkembang

Kejang-kejang

Koma

Namun berdasarkan sumber lain, tanda-tanda virus Hendra termasuk mampu memicu seseorang kesusahan bernapas, kantuk yang tidak biasa, sampai kebingungan.


Cara Penularannya Virus Hendra

Selain gejala, tanda-tanda virus Hendra termasuk mampu dicermati berasal dari cara penularannya. Virus ini mampu menular andaikan seseorang melaksanakan kontak erat segera pada kuda yang terinfeksi, seperti:


Terinfeksi sehabis terkena paparan cairan atau darah tubuh kuda yang terinfeksi

Melakukan otopsi kuda tanpa mengenakan peralatan pelindung yang sesuai

Terkena droplet atau sekresi pernapasan

Tidak ada bukti penularan virus Hendra berasal dari manusia ke manusia maupun melalui udara.

Ciri-ciri Virus Hendra: Bisa Jadi Pandemi Berikutnya?

Virus Hendra disebut berpotensi menjadi pandemi di era mendatang. Ahli epidemiologi Dicky Budiman berasal dari Universitas Griffith Australia menilai potensinya sama besar dengan virus Nipah.


Kabar baiknya, kasus virus Hendra sejauh ini tetap jarang dilaporkan pada manusia. Sejak 2013, hanya tujuh kasus yang dilaporkan di dunia.


“Kita jelas bahwa Henipavirus yang terdiri berasal dari Nipahvirus (NiV) maupun Hendra virus adalah dua virus yang berpotensi menjadi pandemi,” terang Dicky dalam info yang di terima detikcom, Senin (23/5)


Dicky menyoroti pentingnya deteksi atau surveilans dini untuk menghambat risiko penyebaran virus Hendra. Di Indonesia, ia menyebut studi serologi menemukan 20-25 % sejumlah jenis kelelawar di Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi punyai antibodi pada virus Hendra.


“Yang artinya, mampu menjadi sudah ada kasusnya (pada manusia) tetapi tidak terdeteksi ya,” tandas dia.


Ciri-ciri Virus Hendra: Sudah Ada Vaksin?

Dalam peluang yang berbeda, epidemiolog Universitas Airlangga Laur Navika mengingatkan virus Hendra bukanlah virus baru dan sudah punyai vaksin kendati tetap terbatas pada hewan. Karenanya, vaksinasi mampu dilakukan secara optimal demi menghambat infeksi meluas.


“Saat itu ditemukan kematian kuda dan manusia akibat virus ini. Setelah diselidiki lebih lanjut, virus Hendra bersifat zoonosis yang bermakna mampu berpindah berasal dari hewan ke hewan, maupun hewan ke manusia,” jelas dia, dalam info tertulis, dikutip detikcom Senin (30/5/2022).


Meski belum ditemukan di Indonesia, Laura selamanya mewanti-wanti penduduk untuk selamanya waspada.


Oleh gara-gara itu, tanda-tanda virus Hendra, baik tanda-tanda maupun cara penularannya merupakan informasi yang mutlak lantaran para ahli menyebut mampu berpotensi menjadi pandemi berikutnya.


https://thecorpora.com/community/profile/joonlinepaydayloans-news/

https://www.dunvegan-hotel.com/profile/pengunggah-perekam-video-wanita-histeris-dicium-di-ungaran-minta-maaf/profile

https://www.paintnailbar.com/profile/promosi-pariwisata-berbasis-teknologi-yang-di-dukung-wamenparekraf/profilehttps://www.formosawinery.com/profile/pembukaan-seminar-nasional-bidang-teknologi/profilehttps://www.lubee.org/profile/teknologi-dan-konstruksi-china-dorong-pemasukan-industri-medis/profilehttps://www.qalamcenter.com/profile/prolanis-gelar-kegiatan-senam-dan-periksa-kesehatan-lansia/profilehttps://www.geelongdiscus.com.au/profile/para-pemain-liverpool-patah-hati-usai-kalah-1-0-dari-real-madrid/profile

https://www.climatehistorylab.sites.tau.ac.il/profile/video-viral-yang-membawa-bendera-khilafah-di-cawang-akan-didalami-polda-metro/profile

https://www.tarauaca.ac.gov.br/profile/gejala-virus-hendra-yang-mematikan-berpotensi-jadi-pandemi/profile


Joonlinepaydayloans Situs Berita Dunia Terbaru | Sumber Terpercaya | Berita Terkini | Berita Viral | Berita Teraktual | Berita Update

Mais ações